Translate

Selasa, 12 September 2023

TINGGINYA MAQOM H. MUHAMMAD TOHA YANG JARANG DIKETAHUI ANAK CICITNYA

KELUARGA NEWS - Perjamuanku terhadap seorang Ulama yang dihadiri oleh Almarhum Bapung H. Muhammad Toha bin Abdul Karim ketika beliau tersenyum langsung terbangun dari tidur ternyata itu hanya mimpi. 

Baca Juga : Kenangan dengan Imam Syekh dari Palestina

Tahadus Bini'mah, kisah yang terjadi pada tadi malam ini pada 13 September 2023 merupakan salah satu mimpi pertemuanku dengan Almarhum Bapung H. Muhammad Toha dan menurutku perlu disampaikan kepada keluarga bahwa Beliau ternyata memiliki kemulnyaan yang patut diketahui.

Singkat cerita entah kenapa saya terbangun sekitar jam 00.21 karena kepala masih terasa berat dan udara dingin menusuk kulit kulit sehingga melanjutkan tidur kembali, pada jam 00.38 entah kenapa terbangun lagi.

Akhirnya terbangun dan mengambil air wudhu dan mendirikan Sholat dengan raka'at pertama membaca dari Juz 30 yaitu Surat An Naba - Surat Al Ghosiyah dan roka'at kedua membaca dari Surat Al Fajr - Surat Al Lail mulai terasa berat terasuki ras ngantuk.

Akhirnya teringat akan sebuah hadist Dari Aisyah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Jika salah seorang dari kalian mengantuk saat sholat hendaklah dia tidur hingga hilang kantuknya, karena bila shalat dalam keadaan mengantuk dia tidak menyadari, mungkin dia bermaksud beristighfar padahal bisa jadi dia mencaci dirinya." (HR Bukhari).

Lalu tidur dengan niat menghilangkan rasa kantuk ternyata dalam tidur terjadi pertempuran, singkatnya saya selamat dan melanjutkan perjalanan dan dalam perjalanan bertemu seorang ulama dan saya mengenalinya lalu Ulama tersebut menghampiriku dan kuajak beliau ke sebuah tempat dan diberikan jamuan. 

Namun saat menjamu merasakan kehadiran Almarhum H. Muhammad Toha dan muncul dengan wajah yang begitu berseri -seri dan anehnya tampak jauh lebih muda sekitar usia 30-an sambil membawa bekal pemberian orang (mungkin itu kiriman do'a dari keluarganya).

Saya dengan sigap menjamu ulama tersebut ketika itu juga anaknya ulama tersebut ternyata hadir dalam jamuan tersebut.

Ketika kami akan duduk Ulama tersebut mengisyaratkan agar Almarhum H. Muhammad Toha dapat duduk disampingnya sedangkan saya duduk disamping anaknya.

Almarhum H. Muhammad Toha menyadari ketika saya akan mempersilahkan, untuk jamuan yang kusediakan, beliau tersenyum kepada saya lalu saya terbangun dan itu terasa seperti bukan mimpi.

Ulama tersebut begitu menghormatinya  sampai - sampai menginginkan duduk berdampingan dengan Almarhum H. Muhammad Toha terlihat mereka juga saling mengenali.

Atas kejadian tersebut menjadi lebih mengagumi  Almarhum H. Muhammad Toha karena Ulama yang begitu dihormati menghormatinya beliau.

Hati saya jadi bertanya - tanya sebenarnya tentang Almarhum H. Muhammad Toha apa mungkin beliau seorang wali? 

Secara lahiriah saja ketika saya masih kanak - kanak akan membunuh seekor semut dan belalang beliau tidak tega melihatnya sehingga menghentikannya ketika dulu beliau menemani saya. Dalam Kitab Tazkiyatun Nafs salah satu ciri Wali Allah menyangi ciptaan Allah binatang melata sekalipun.